BAGIKAN

Mengikuti peluncuran Debian 9 Stretch, tim pengembang Debian GNU/Hurd merilis Debian GNU/Hurd 2017.

Terlihat dari namanya, Debian GNU/Hurd merupakan hasil port Debian dengan kernel GNU Hurd alih-alih kernel Linux.

“Ini merupakan snapshot Debian ‘sid’ yang diambil bersamaan dengan rilis stabil Debian ‘stretch’ (Mei 2017), sehingga sebagian besar (sistem) memiliki source sama,” kata Samuel Thibault.

Logo GNU Hurd

Bukankan rilis Debian 9 Stretch tanggal 17 Juni kemarin, kok dalam keterangan di atas tertulis Mei 2017? Yang dimaksud “rilis” oleh Thibault kemungkinan adalah keadaan Debian sid pasca fase pembekuan penuh (full freeze) untuk Debian 9 Stretch.

Untuk saat ini, kernel GNU Hurd mungkin tak sefungsional Linux, tetapi jika Anda cukup nerd melihat perkembangkan “varian” Debian GNU/Hurd, distro ini telah memperbarui GNU Hurd ke versi 0.9 dan GNU Mach ke 1.8, keduanya telah meningkatkan kestabilan uptime dan pemuatan memori.

Selain itu, Debian GNU/Hurd 2017 juga memperbarui perkakas fakeroot native dengan performa yang lebih cepat, memperbarui fungsi subhurds untuk berjalan sebagai user non-istimewa (unprivilaged), serta meningkatkan dukungan memori hingga 3GiB.

Anda dapat mengunduh berkas ISO Debian GNU/Hurd 2017 melalui repositori Debian dalam bentuk berkas NETINST, CD, maupun DVD. Untuk mencobanya, Anda tak perlu memasangnya langsung di komputer fisik, Anda dapat menjalankan lewat mesin virtual QEMU. Lihat tautan ini untuk menyimak cara lengkap instalasi.

Tinggalkan Balasan