Internet Google Doodle Ikutan Merayakan Musim Mudik di Indonesia Juga Loh!

Google Doodle Ikutan Merayakan Musim Mudik di Indonesia Juga Loh!

BERBAGI

Genmuda – Hayo siapa yang perhatiin tampilan Google Doodle hari ini? Kalo belum, coba dibuka dulu deh laman awal Googlenya. Ketika kamu buka, bakal ada Google Doodle edisi musim mudik, yang ikutan berpartisipasi buat ikut merayakan euforia musim mudik yang bakal dilakukan sama banyak rakyat Indonesia.

Di gambar itu menggambarkan suasana ketika mudik, yaitu 3 mobil yang bawa kardus yang ditaruh di atas mobil, dan ada juga 1 motor yang bawa kardus diikat di jok bagian belakang. Di salah satu mobil itu terdapat satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu pakai kerudung, dan 3 orang anak. Suasana mudik banget pokoknya!

Di lamannya, Google menjelaskan kalo Google Doodle hari ini adalah menandakan mulainya waktu mudik, atau agenda pulang kampung tahunan di Indonesia. Banyak warga yang memanfaatkan waktu mudik buat pulang kampung mengunjungi keluarganya di kampung.

Google merangkum kalo para pemudik ini menggunakan banyak moda tansportasi buat mudik ini, yaitu bisa dengan motor, kereta dan juga mobil (pesawat juga bisa loh, Google). Bahkan, Google pun menjelaskan kalo pemerintah setempat juga menawarkan mudik gratis untuk para pemudik yang berkendara motor buat naik kapal dan bus.

Asal mula kata Mudik

Tapi kamu tau gak sih sebenernya mudik itu apa? Menurut KBBI, mudik adalah kegiatan perantau/pekerja migran untuk kembali ke kampung halamannya. Tapi arti kata mudik itu udah ada sejak jaman Jakarta masih jadi Batavia dulu. Berasal dari kata udik, mudik punya arti yaitu Selatan atau hulu.

Waktu Jakarta masih bernama Batavia, suplai hasil bumi daerah kota Batavia diambil dari wilayah-wilayah di luar tembok kota di selatan. Makanya, ada nama wilayah Jakarta yang terkait sama tumbuhan, kayak Kebon Jeruk, Kebon Kopi, Kebon Nanas, Kemanggisan, Duren Kalibata, dan sebagainya.

Para petani dan pedagang hasil bumi ngebawa dagangannya melalui sungai, dan dari situlah muncul istilah milir-mudik, yang artinya sama dengan bolak-balik. Mudik atau menuju udik saat pulang dari kota kembali ke ladangnya, begitu terus secara berulang kali.

Dan ada juga orang Jawa yang bilang, kalo Mudik itu sebenernya adalah singkatan dari 2 kata bahasa Jawa yang dijadiin satu, yaitu mulih dan disik. Mulih artinya pulang, dan disik artinya dulu, jadi mudik bisa diartikan sebagai ‘pulang dulu’ ke kampung halaman.

Salam dari Google Doodle buat para pemudik

Image result for jakarta ditinggal mudik

Sebelum menyampaikan salamnya, Google Doodle masih ngasih fakta lain nih soal mudik. Jakarta, sebagai ibukota Indonesia yang warganya kebanyakan adalah perantauan, pastinya sepi ketika ditinggal mudik sama warganya. Bahkan Google bilang kalo Jakarta bahkan berubah jadi kota hantu ketika musim mudik karena saking sepinya.

Dan faktanya, penggunaan listrik di Jakata berkurang sebanyak 70% ketika ditinggal para pemudik yang balik ke kampung halamannya. Wah, gak perlu ada kampanye ‘Earth Hour’ lagi nih kalo kayak gini, mending Jakarta ditinggal mudik aja ya!

Meskipun para pemudik dibikin stres sama macetnya jalan menuju kampung, nyatanya jumlah arus mudik gak pernah sepi dari tahun ke tahun, karena udah keburu semangat mau ketemu sama keluarga. Akhir kata dari Google buat para pemudik. “Safe travels to all and happy Mudik!” (sds)

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here