Game Heboh, Steam Hapus Ratusan Game dalam Satu Hari!

Heboh, Steam Hapus Ratusan Game dalam Satu Hari!

14
BERBAGI
Image credit: Wccftech

Image credit: Wccftech

Baru-baru ini dikabarkan Valve telah menarik 173 judul video game dari Steam yang kini dipercaya sebagai usaha untuk menghapus judul video game terbanyak dalam satu hari sepanjang sejarah platform PC tersebut. Seperti yang dilansir melalui Polygon, semua game yang dihapus ini berasal dari Silicon Echo Studios. Bukan tanpa alasan, Steam menghapusnya karena diduga ada pelanggaran aturan yang telah dilakukan.

Dalam video Youtube di bawah ini yang diunggah oleh SidAlpha, dijelaskan bahwa ada “asset-flipping” atau dikenal juga sebagai penggalangan aset dengan menggunakan perangkat Unity untuk membuat serta merilis game secara lebih cepat dan harganya lebih murah. Valve sendiri sering mendeskripsikan game-game itu sebagai “fake game” atau “game palsu”.

Beberapa video game yang ada dilaporkan pernah terjual oleh sebuah perusahaan penguhubung yang diberi nama Zonitron Productions. Bahkan, pada bulan Juli dan Agustus perusahaan tersebut telah meluncurkan 86 video game pada platform Steam. Bila dibandingkan, jumlah itu hampir menyentuh angka 10% video game yang dirilis pada Steam tiap bulannya.

Banyak video game termasuk diantaranya seperti Grim Banana dan Clikey yang tersedia secara gratis atau tersedia dengan bundle yang murah. Beberapa judul lainnya bahkan ada yang berbayar. Satu hal yang sebenarnya menjadi permasalahan disini adalah ketika Silicon Echo merilis game dengan harga murah serta kemudian banyak orang yang membelinya hanya karena ingin mendapatkan bonus untuk kartu virtual trading milik Steam.

Kartu virtual trading Steam dapat dijual melalui gray market. Memang menurut Polygon pun harga yang ditawarkan sangat murah, sekitar 25 cent saja. Namun coba bayangkan dengan penjualan yang terus menerus dilakukan, keuntungan besar bisa didapatkan dan akhirnya berujung pada pendapatan dari developer itu sendiri.

Pada bulan Mei tahun ini, Valve sudah berbicara banyak tentang tindakan tegas mereka untuk memerangi “fake game” yang ada dalam Steam. Akan tetapi, menurut Valve sendiri mereka yang berbuat curang selalu menemukan celah tersendiri di dalam sistem Steam. Pada akhirnya Valve terus mencoba untuk mengolah kebijakan yang ada, agar mereka dapat mengatasi masalah tersebut secara maksimal.

Dalam sebuah pernyataan kepada Polygon, Valve mengkonfirmasi penghapusan permainan tersebut dan menunjukkan bahwa Valve memiliki tim ‘full-time’ yang didedikasikan untuk pembersihan semacam ini.

“Akun-akun ini menghasilkan banyak keluhan dari pelanggan dan pengembang game lainnya. Ternyata sang pelaku adalah orang yang sama dan beroperasi di bawah akun yang berbeda,” kata Valve.

 

Author By : Basmal Fagiansyah
BACA DI GAMEHUBS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here