BAGIKAN

Jakarta, Selular.ID – Beberapa waktu lalu Indosat Ooreedoo menyatakan akan menghentikan aktivitas bisnis digitalnya yang diawali dengan menutup e-commerce yang dikembangkannya yakni Cipika.

Alexander Rusli, CEO Indosat Ooredoo, mengatakan bahwa pihaknya juga akan mengurangi kegiatan, layanan pembayaran digital Dompetku. “Nantinya satu-satunya bisnis digital yang Indosat masih akan tekuni adalah IMX, yaitu solusi portal iklan,” jelas Alex.

Lebih lanjut Alex menuturkan, meskipun mereka berhasil mendapatkan pendapatan dari bisnis digital, tapi bisnis tersebut tidak dapat membiayai dirinya sendiri.

Berbeda dengan Indosat, Ririek Adriansyah, Direktur Utama Telkomsel menyatakan pihaknya akan terus melanjutkan bisnis digital yang dikembangkan oleh perusahaan yang dipimpinnya.

ririk-bisnis-digital

“Kita akan teruskan, tidak ada rencana untuk menghentikan bisnis digital kami,” ungkap Ririek saat ditemui di Kantor Kementrian Kominfo dalam acara buka puasa bersama (14/6/2017).

Baca Juga: Nexmedia Sediakan Bundling Nonton TV Plus Akses Internet

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Dian Siswarini, Direktur Utama XL Axiata mengakui memang tidak mudah bagi operator selular untuk mengelola bisnis digital.

“Matriks yang ada di bisnis digital itu berbeda sekali dengan operator. Disana ada unique visitor, trafik, dan sebagainya,” jelas Dian.

dian-bisnis-digital

Lebih lanjut Dian menyampikan butuh waktu yang lama bagi digital bisnis untuk bisa menghasilkan uang. Di satu sisi bisnis operator juga membutuhkan CAPEX yang besar.

Dian berasumsi butuh waktu sekitar tujuh tahun bagi digital bisnis yang dikembangkan operator untuk bisa menghasilkan uang.

“Kita lihat, Amazon saja butuh waktu delapan tahun untuk bisa seperti sekarang. Jadibya kira-kira butuh waktu tujuh tahun bagi digital bisnis untuk menghasilkan uang,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan