Default Perangi Teroris, Facebook Pakai Kecerdasan Buatan

Perangi Teroris, Facebook Pakai Kecerdasan Buatan

17
BERBAGI

Perangi Teroris, Facebook Pakai Kecerdasan Buatan

Facebook Pakai Kecerdasan Buatan Untuk Perangi Teroris – Belakangan ini sering terdengar terjadinya aksi teror dan Facebook sebagai salah satu platform jejaring sosial yang kerap menjadi wadah sosialisasi oknum teroris merasa bertanggung jawab untuk mencari solusi atas permasalahan ini. Dalam postingan terbaru Facebook di laman Newsroom-nya Layanan tersebut mengumbar beberapa inisiatif untuk memberantas aksi terorisme.

Selain bekerja sama dengan beberapa pihak dan merekrut tenaga kerja khusus untuk mengidentifikasi gejala terorisme di Facebook, layanan tersebut juga memanfaatkan teknologi artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan. Ada empat teknologi Facebook berbasis AI yang saat ini dikerahkan untuk membasmi penyebaran konten terorisme di laman nya.

Image Matching teknologi ini memungkinkan foto atau video terbaru terorisme teridentifikasi sebelum benar-benar terunggah. Tool Facebook mempelajari foto dan Video radikal berbau propaganda dari ISIS yang telah dihapus Facebook. Tool akan melacak setiap foto dan yang hendak diunggah. Jika mirip dengan konten yang sebelumnya dihapus maka Facebook tak akan mengizinkan pengguna mengunggahnya.

Language Understanding AI Facebook juga mampu memahami teks yang merujuk keajakan atau advokasi untuk melakukan aksi terorisme. Teknologi ini belajar dari teks yang sebelumnya diunggah ISIS dan organisasi radikal lainnya. Menghapus afuliasi teroris Facebook menggunakan signal untuk menemukan akun yang berteman dengan akun-akun teroris sebelumnya jika akun tersebut memasang foto atau menggunggah postingan berbau ajakan terorisme maka akun tersebut juga akan dihapus.

Menghapus residivisme atau akun pengulangan, Facebook mengklaim teknologi AI yang dikembangkan semakin pintar dan cerdas mengindentifikasi akun-akun palsu berbau terorisme. akun-akun palsu itu biasanya dibuat oleh para teroris atau oknum terkait yang sudah dihapus Facebook lantas mau mencoba masuk kembali. Facebook mengakui bahwa teroris kini semakin cerdas dan banyak taknik untuk mengelabui sistem.

Kolaborasi lintas platform, tak hanya dilayani inti Facebook, tool AI pembasmi terorisme juga dibawa ke WhatsApp dan Instagram. semua data berbau terorisme yang sempat wara-eiri di tiga platform tersebut akan dipakai sebagai bahan belajar AI agar lebih cerdas. Kolaborasi dari seluruh anggota keluarga Facebook, Instagram, dan WhatsApp sangat diperluakan untuk menjaga agar semua platform tetap aman.

Baca di begawei.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here