Gadget Review: Canon EOS M5, Versi Mungil EOS 80D

Review: Canon EOS M5, Versi Mungil EOS 80D

4
BERBAGI

Dalam penggunaan sehari-hari, performa kamera ini bisa dibilang ada di taraf standar kamera-kamera mirrorless pada umumnya. Dalam aspek pengoperasian, EOS M5 mampu bekerja cepat dan merespons tanpa lag.

Kualitas metering evaluatif kamera bisa diandalkan, meski masih begitu ‘bergantung’ pada area autofocus, sehingga kerap melakukan over eksposur pada area gelap (foto yang diambil).

Akan tetapi, kamu setidaknya bisa mengakalinya dengan viewfinder dan mencoba melakukan kompensasi eksposur secara manual.

Fitur auto white balance juga bekerja dengan sangat baik pada EOS M5. Karenanya, output foto JPEG dapat menghasilkan warna-warna atraktif yang tersaturasi dengan pas dan tidak berlebihan.

Adapun gaya pengambilan foto standar mampu menghasilkan pengurangan noise yang begitu kentara. Akan tetapi, mode pengambilan tersebut bisa diganti ke mode Fine Detail sehingga dapat menghasilkan foto dengan resolusi lebih baik, tetapi dengan pewarnaan sama.

Dalam ISO yang lebih sensitif dan tinggi seperti ISO 3200 dan ke atas, pemrosesan foto justru memprioritaskan kekentalan warna ketimbang detail. Jadi, pikselasi warna foto dalam taraf ISO ini pasti akan tampak lebih soft.

Untuk informasi, ‘jantung’ EOS M5 ditopang dengan sensor beresolusi 24,2MP dan prosesor gambar Digic 7.

Rentang ISO berkisar dari 100 hingga 25.600 (dengan output raw 14-bit), sedangkan sistem autofocus sudah memakai Dual Pixel dan 49 titik cross autofocus.

Kecepatan autofocus kamera ini juga andal, semua tentu berkat teknologi Dual Pixel CMOS AF yang sebetulnya sudah lebih dulu ada di kamera-kamera DSLR Canon. Ia bisa menjepret tujuh frame per detik dengan AF, atau sembilan frame per detik dengan focus fixed.

Terkait kecepatan shutter, kamera mampu menjepret dalam hitunggan 30 detik hingga 1/4000 detik, yang mana kinerka ini terbilang sangat cepat.

Seperti biasa, Canon menyematkan curtain shutter elektronik pada EOS M5, yang berhasil meredam getaran sebelum mengambil foto dengan eksposur lebih mendetail.

Sayang, satu fitur kamera Canon yang seharusnya muncul di semua seri yaitu opsi Silent Shutter elektrik, malah raib pada kamera ini.

BACA DI LIPUTAN6

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here